Pendekar Turun Gunung dari Bantaeng: IKS.PI Kera Sakti Tampil Perdana di Kejuaraan Hasanuddin Championship I
Meskipun merupakan pengalaman perdana mereka turun ke gelanggang, para atlet muda dari Bantaeng ini tampil penuh semangat dan semampunya, membawa semangat juang yang tinggi meski dengan perlengkapan seadanya. Mereka bertanding tidak hanya demi prestasi pribadi, tetapi juga mengangkat nama perguruan dan daerah asal mereka.
Hasilnya pun membanggakan. Meski belum berhasil meraih medali emas, para pendekar muda ini sukses membawa pulang 5 medali perak dan 14 medali perunggu. Sebuah pencapaian luar biasa untuk atlet pemula yang baru pertama kali mengikuti kejuaraan sebesar ini.
Karena perjuangan dan semangatnya, mereka pun dijuluki sebagai "Pendekar Turun Gunung" — simbolisasi dari semangat pantang menyerah dan keberanian untuk tampil serta bersaing di kancah yang lebih luas.
Tempat latihan utama mereka berada di Desa Bonto Marannu, namun anggota perguruan IKS.PI Kera Sakti Bantaeng berasal dari berbagai desa, termasuk Desa Bonto Lojong dan Desa Bonto Tangnga, yang semuanya berada dalam wilayah Kecamatan Uluere. Keberagaman ini menunjukkan semangat kebersamaan dan solidaritas antar desa dalam membina generasi muda melalui bela diri.
Dengan prestasi awal ini, IKS.PI Kera Sakti Bantaeng bertekad untuk terus berkembang dan membuktikan bahwa mereka bukan sekadar perguruan, melainkan wadah pembinaan karakter, disiplin, dan kebanggaan daerah.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar